Rabu, 08 April 2020

Ramadhan Akan Mampir

Sudah memasuki bulan sya`ban. 
Aku masih seperti ini, 
Manusia penuh dosa
Manusia penuh lalai

Malu rasanya akan ada tamu datang. 
Malu rasanya hati masih berantakan.
Teramat berantakan lagi kotor.
Teramat kotor lagi busuk. 

Sudah mulai berlinang air mata 
Dengar syair Abu Nawas amat terkenal
Seperti ingin sujud sambil menangis
ingin mengadu sambil terisak. 

Ramadhan, 
maklumilah hamba Allah ini
aku dengan tangan kotor
aku dengan tubuh penuh hina

terimalah aku, sebagai tuan rumah yang berusaha menyambutmu. 

Senin, 06 April 2020

JANGAN BAPER

Kalau sudah dekat,
Jangan baper.
Siapa tahu, cuma kamu teman bosannya dia.

Kalau sudah dekat,
Jangan baper.
Siapa tahu, cuma kamu manusia gabut yang siap nerima kehadirannya.

Kalau sudah dekat,
Jangan baper.
Siapa tahu, kamu cuman buat main main.


Jadi, jangan baper.
Jangan baper sebelum dia datang ke rumahmu bawa 1 warga dari rumahnya agar bisa membawamu hidup bersama.

Bolehlah kamu baper parah dengannya.

Ingat, kamu jangan baper.

Minggu, 05 April 2020

TERJAGA

Wahai mata yang masih terjaga,
Bisakah kita istirahat sebentar ?
Memejamkan mata dengan tulus
Dan tidur dengan pulas.

Wahai pikiranku,
Bisa berhenti sejenak ?
Berhenti untuk tidak memikirkan hal-hal yang seharusnya belum dipikirkan.

Berdamailah sebentar pada keadaan,
Berdamailah sebentar pada waktu,
Jangan risau pada yang belum terjadi
Allah yang akan menuntun bukan
Allah yang menjaga bukan?

Mari, tidurlah dengan peluh dan tulus
Biarkan mata memejam dengan ikhlas
Biarkan jiwa istirahat sebentar dengan sabar
Biarkan semuanya.
Biarkan semesta yang bekerja.

Memeluk Rindu

... Sesak sudah rasanya dadaku, Bang Berjelimit tiada sudah pikiranku Tak karuan hati menggenggam bara rindu Tak tertahakan raga memelu...